Magnetar, tipe dalam Bintang Netron yang memiliki
medan magnet ultra-kuat, bahkan ribuan kali lebih kuat dari bintang netron
normal dan menjadikan mereka magnet paling kuat di kosmos. Dengan menggunakan Very
Large Telescope milik ESO, astronom eropa untuk pertama kalinya bisa
menyaksikan terbentuknya magnetar dari sebuah bintang yang massanya 40 kali
massa Matahari.
Ilustrasi artis untuk menggambarkan magnetar. kredit :
ESO/L. Calçada
Ada yang menarik dari hasil pengamatan tersebut.
Bagaimana tidak, hasil ini justru menjadi tatangan baru dalam teori evolusi
bintang yang sudah ada. Menurut teori evolusi, bintang masif dengan massa
seperti yang diamati oleh para astronom tersebut seharusnya berakhir sebagai
sebuah lubang hitam bukannya magnetar. Dengan demikian muncul pertanyaan,
bintang semasif apakah yang akan berakhir sebagai lubang hitam?


